Faktor Afektif Sebagai Prediktor Pada Hasil Belajar IPAS: Studi Pada Siswa Kelas Tinggi Sekolah Dasar
Main Article Content
Abstract
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar menuntut tidak hanya penguasaan kognitif, tetapi juga kesiapan afektif siswa dalam menghadapi tantangan belajar. Namun, praktik pembelajaran di sekolah dasar masih cenderung menitikberatkan pada aspek kognitif, sementara faktor afektif siswa belum mendapat perhatian yang memadai. Padahal, sikap, minat, dan konsep diri siswa berperan penting dalam menentukan keberhasilan belajar, khususnya pada siswa kelas tinggi yang berada pada fase transisi perkembangan akademik dan psikologis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran faktor afektif, yang meliputi sikap, minat, dan konsep diri, sebagai prediktor hasil belajar IPAS siswa kelas tinggi sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV–VI SDN 26 Mataram menggunakan dengan jumlah responden sebanyak 72 siswa. Instrumen penelitian berupa angket sikap, minat, dan konsep diri yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, serta data hasil belajar IPAS yang diperoleh dari nilai evaluasi pembelajaran. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan instrumen, pengumpulan data, dan analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap, minat, dan konsep diri secara simultan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa. Secara parsial, ketiga variabel afektif tersebut memberikan kontribusi positif terhadap hasil belajar. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa faktor afektif merupakan prediktor penting dalam pencapaian hasil belajar IPAS. Implikasi penelitian ini adalah perlunya guru dan sekolah mengintegrasikan pengembangan sikap positif, minat belajar, dan konsep diri siswa dalam proses pembelajaran IPAS untuk meningkatkan hasil belajar secara optimal.