Jurnal Rinjani Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JR-PGSD) https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD <table width="592"> <tbody> <tr> <td width="410"> <p><strong>JRP: Jurnal Rinjani Pendidikan</strong></p> <p>JRP adalah jurnal pendidikan yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang terakriditasi pada bidang pendidikan yang diterbitkan oleh lembale Bale Riset Rinjani. Jurnal ini menerbitkan artikel enam kali setahun yaitu: Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Semua Artikel yang dipublikasikan di Jurnal Rinjani Pendidikan bersifat terbuka.</p> </td> </tr> </tbody> </table> en-US kartinismk4@gmail.com (Kartini, M.Pd) kartinismk4@gmail.com (Kartini, M.Pd) Wed, 29 Apr 2026 16:13:16 +0700 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pengaruh E-Modul IPA Materi Gaya Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreativitas Peserta Didik Kelas IV SD https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/170 <p>Penelitian ini berupaya mengetahui pengaruh e-modul terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreativitas peserta didik kelas 4 SD pada pelajaran IPA khususnya materi tentang gaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitafif desain <em>Non-Equivalent Control Group Design</em>. Sampel penelitian dibagi ke dalam dua kelompok, meliputi kelompok eksperimen dengan pembelajaran bahan ajar e-modul dan kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Alat pengumpulan data yang digunakan mencakup instrumen tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan angket kreativitas yang telah divalidasi melalui ahli dan diuji reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan <em>Independent Sample t-Test</em> dan Uji Korelasi <em>Pearson</em>. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pemanfaatan e-modul memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik, yang ditunjukkan dengan perolehan nilai signifikansi &lt; 0,001. Namun, e-modul tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kreativitas peserta didik, dengan nilai signifikansi 0,332. Uji korelasi dengan koefisien korelasi r = 0,840 dengan nilai signifikansi 0,001 (&lt; 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan dan berada pada kategori sangat kuat. Koefisien yang bernilai positif menandakan bahwa semakin tinggi kemampuan berpikir kritis peserta didik, maka semakin tinggi pula kreativitasnya. Kedua variabel memiliki keterkaitan erat dan saling mendukung dalam proses pembelajaran. Oleh sebab itu, e-modul terbukti berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis, tetapi belum mampu berpengaruh secara optimal pada varabel kreativitas. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya e-modul untuk mendukung peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas peserta didik.</p> Rizal Mahendra Copyright (c) 2026 Jurnal Rinjani Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JR-PGSD) https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/170 Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0700 Penerapan Model Talking Stick Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Minat Belajar Pada Siswa Kelas 3 SDN 1 Andalan Kecamatan Bayan https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/182 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan minat belajar siswa kelas III SDN 1 Andalan Kecamatan Bayan melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 23 siswa kelas III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket minat belajar, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Talking Stick mampu meningkatkan keaktifan dan minat belajar siswa secara signifikan. Keaktifan belajar siswa meningkat dari 58% pada tahap pra-siklus menjadi 74% pada siklus I dan meningkat kembali menjadi 88% pada siklus II. Sementara itu, minat belajar siswa meningkat dari 61% pada pra-siklus menjadi 76% pada siklus I dan mencapai 90% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Talking Stick efektif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, interaktif, dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar. Dengan demikian, model Talking Stick dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas rendah sekolah dasar.</p> Anisa Rosida Copyright (c) 2026 Jurnal Rinjani Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JR-PGSD) https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/182 Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0700 Faktor Afektif Sebagai Prediktor Pada Hasil Belajar IPAS: Studi Pada Siswa Kelas Tinggi Sekolah Dasar https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/176 <p>Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar menuntut tidak hanya penguasaan kognitif, tetapi juga kesiapan afektif siswa dalam menghadapi tantangan belajar. Namun, praktik pembelajaran di sekolah dasar masih cenderung menitikberatkan pada aspek kognitif, sementara faktor afektif siswa belum mendapat perhatian yang memadai. Padahal, sikap, minat, dan konsep diri siswa berperan penting dalam menentukan keberhasilan belajar, khususnya pada siswa kelas tinggi yang berada pada fase transisi perkembangan akademik dan psikologis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran faktor afektif, yang meliputi sikap, minat, dan konsep diri, sebagai prediktor hasil belajar IPAS siswa kelas tinggi sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV–VI SDN 26 Mataram menggunakan dengan jumlah responden sebanyak 72 siswa. Instrumen penelitian berupa angket sikap, minat, dan konsep diri yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, serta data hasil belajar IPAS yang diperoleh dari nilai evaluasi pembelajaran. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan instrumen, pengumpulan data, dan analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap, minat, dan konsep diri secara simultan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa. Secara parsial, ketiga variabel afektif tersebut memberikan kontribusi positif terhadap hasil belajar. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa faktor afektif merupakan prediktor penting dalam pencapaian hasil belajar IPAS. Implikasi penelitian ini adalah perlunya guru dan sekolah mengintegrasikan pengembangan sikap positif, minat belajar, dan konsep diri siswa dalam proses pembelajaran IPAS untuk meningkatkan hasil belajar secara optimal.</p> johri sabaryati Copyright (c) 2026 Jurnal Rinjani Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JR-PGSD) https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/176 Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0700 Penggunaan Media Permainan Edukatif Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas II SD 2 Senaru https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/183 <p>Penelitian ini menerapkan kerangka Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tujuan mengoptimalkan dorongan belajar peserta didik kelas II SDN 2 Senaru pada mata pelajaran Matematika melalui pengintegrasian media permainan edukatif. Studi ini dipicu oleh fenomena rendahnya antusiasme siswa yang terindikasi dari minimnya fokus serta partisipasi aktif dalam interaksi edukatif di kelas. Prosedur penelitian dilaksanakan melalui dua siklus yang mencakup fase perencanaan, eksekusi tindakan, pemantauan, dan evaluasi reflektif. Melibatkan 18 subjek penelitian, studi ini mensinergikan proses perbaikan dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Temuan akhir menunjukkan eskalasi motivasi yang signifikan; persentase gairah belajar meningkat dari kondisi awal sebesar 40%, melonjak ke angka 65% pada siklus pertama, dan mencapai puncaknya di angka 89% pada siklus kedua. Simpulan penelitian menegaskan bahwa media permainan edukatif efektif dalam menumbuhkan keberanian dan minat belajar siswa. ​Dan selain itu juga, ada peningkatan yang terjadi pada setiap indikator motivasi belajar, antara lain: antusiasme mengikuti pembelajaran meningkat dari 60% menjadi 90%, keberanian mencoba dari 55% menjadi 85%, kemampuan bekerja sama dari 62% menjadi 93%, serta ketekunan dalam mengerjakan tugas dari 55% menjadi 88%. Jadi berdasarkan dari hasil temuan tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwasannya penggunaan media permainan edukatif sudah terbukti efektif dalam menumbuhkan minat motivasi belajar siswa kelas II di SDN 2 Senaru pada mata pelajaran matematika operasi hitung bilangan yang sesuai dengan penerapan Kurikulum Merdeka.</p> Darmadi Copyright (c) 2026 Jurnal Rinjani Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JR-PGSD) https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/183 Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0700 Penerapan Teknik Mind Mapping Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Ringkasan Pada Siswa Kelas V SD Negeri 2 Senaru https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/181 <p>Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis ringkasan siswa kelas V SD Negeri 2 Senaru melalui penerapan teknik mind mapping. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menulis ringkasan, khususnya dalam menemukan ide pokok, menentukan kata kunci, serta menyusun kembali isi bacaan dengan bahasa sendiri secara runtut dan singkat. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas pembelajaran, tes kemampuan menulis ringkasan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis ringkasan siswa setelah diterapkannya teknik mind mapping. Pada siklus I, ketuntasan belajar siswa mencapai 46%, kemudian meningkat secara signifikan menjadi 100% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan teknik mind mapping mampu membantu siswa memahami inti bacaan, mengorganisasi ide secara visual, serta menuliskannya kembali dalam bentuk ringkasan yang lebih terstruktur dan sistematis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teknik mind mapping efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan menulis ringkasan siswa sekolah dasar.</p> Ade Irawan Copyright (c) 2026 Jurnal Rinjani Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JR-PGSD) https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/181 Wed, 29 Apr 2026 00:00:00 +0700