Jurnal Rinjani Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JR-PGSD) https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD <table width="592"> <tbody> <tr> <td width="410"> <p><strong>JRP: Jurnal Rinjani Pendidikan</strong></p> <p>JRP adalah jurnal pendidikan yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang terakriditasi pada bidang pendidikan yang diterbitkan oleh lembale Bale Riset Rinjani. Jurnal ini menerbitkan artikel enam kali setahun yaitu: Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Semua Artikel yang dipublikasikan di Jurnal Rinjani Pendidikan bersifat terbuka.</p> </td> </tr> </tbody> </table> en-US Jurnal Rinjani Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JR-PGSD) Peran Guru dalam Menangani Perilaku Bullying Siswa di MI Maraqitta’limat Sidutan Tahun Pelajaran 2024/2025 https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/162 <p>Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan upaya guru dalam menangani perilaku <em>bullying </em>siswa di MI Maraqitta’limat Sidutan. penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus ekploratif. Alasan peneliti menggunakan kualitatif study kasus ekploratif karena peneliti akan mendefinisi dan menggabarkan secara utuh serta meringkas kejadian terhadap penomena yang dikaji. Adapun bentuk-bentuk <em>bullying </em>yang terjadi di MI Maraqittalimat Sidutan yang sudah ditemukan oleh guru MI Maraqittalimat Sidutan adalah <em>bullying </em>secara verbal atau cuma menggangu, mengolok-olok tanpa ada kekerasan fisik namun korban <em>bullying </em>salah satu siswa mengatakan pernah terjadi perilaku <em>bullying </em>secara fisik. Jadi bullying yang terjadi di MI Maraqittalimat Sidutan adalah bullying berupa mengolok-olok dan bullying fisik. Faktor penyebab terjadinya <em>bullying </em>dilatar belakangi oleh beberarapa sebab terutama keinginan dari dirisendiri tanpa di pengaruhi oleh orang lain dan ada juga faktor dari keluarga, lingkungan sekolah, teman sebaya, pergaulan diluar sekolah dan media sosial. Peran guru dalam mencegah perilaku <em>bullying </em>pada siswa- siswi MI Maraqittalimat Sidutan adalah guru memberi pembimbing, serta guru pemberi penasehat dan guru sebagai penyampain informasi melalui brosur.</p> Saepul Bahri Saepul Copyright (c) 2026 Jurnal Rinjani Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JR-PGSD) 2026-01-27 2026-01-27 4 1 468 480 Pengaruh Penggunaan E-Modul Dalam Pembelajaran IPA Materi Energi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Minat Belajar Siswa Kelas 4 SD https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/168 <p>Penelitian ini diadakan untuk menilai pengaruh penggunaan e-modul dalam kegiatan pembelajaran IPA materi perubahan energi terhadap kemampuan berpikir kritis dan minat belajar siswa kelas IV SD. Pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi-experimental diterapkan dalam penelitian ini. tipe pre-test and post-test non-equivalent control group. Subjek penyelidikan adalah anak didik kelas IV SDN Polehan 2 Kota Malang, tahun ajaran 2025/2026 yang terdiri atas dua kelas paralel, masing-masing 24 siswa; kelas 4A sebagai kelas eksperimen yang belajar memakai e-modul, dan kelas 4B sebagai kelas kontrol yang belajar dengan bahan ajar konvensional. Data kemampuan berpikir kritis dikumpulkan melalui tes pre-test dan post-test, sedangkan minat belajar diukur menggunakan angket. Seluruh instrumen telah melalui uji validitas isi dengan Aiken’s V dan uji reliabilitas dengan serta Percentage of Agreement yang menunjukkan kategori sangat tinggi. Analisis data mencakup uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji Independent Samples t-test. Samples T-Test, serta uji korelasi Spearman. Penelitian ini membuktikan timbulnya perbedaan signifikan kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, sehingga penggunaan e-modul IPA dinyatakan mampu memberikan peningkatan pada kemampuan berpikir kritis siswa. Namun, tidak terdapat perbedaan signifikan pada minat belajar. Ditemukan hubungan yang signifikan antara penggunaan e-modul dengan kemampuan berpikir kritis maupun minat belajar. Dengan demikian, e-modul direkomendasikan sebagai media yang efektif untuk menguatkan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar, dan perlu dipadukan dengan strategi pembelajaran lain yang lebih spesifik menumbuhkan minat belajar siswa.</p> Tito Zaini Putra Hata Tito Copyright (c) 2026 Jurnal Rinjani Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JR-PGSD) 2026-01-27 2026-01-27 4 1 496 509 PERAN STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH DALAM EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI SDN BANUA ANYAR 8 https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/165 <p>Penelitian ini membahas tentang struktur organisasi dan cara mengelola pengajaran di SDN Banua Anyar 8, Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah memiliki sistem struktur yang teratur dan terorganisir, yang melibatkan kepala sekolah, guru, staf administrasi, dan siswa. Semua pihak saling bekerja sama dan berinteraksi secara kolaboratif untuk mendukung proses belajar-mengajar yang efektif. Kepala sekolah berperan sebagai pihak yang mengawasi dan memberikan motivasi, guru menerapkan metode pembelajaran aktif serta tetap terhubung dengan orang tua murid, sedangkan siswa juga berkontribusi melalui tugas dan tanggung jawab di dalam kelas. Struktur organisasi yang ada di sekolah tersebut membantu meningkatkan kerja sama, kedisiplinan, serta efektivitas proses belajar-mengajar.</p> Hairunisa Nor Syifa Syilfa Rizkia Rahmi Maimunah Rahmat Noor Azmi Copyright (c) 2026 Jurnal Rinjani Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JR-PGSD) 2026-01-27 2026-01-27 4 1 459 467 Efektivitas Penggunaan E-Modul Dalam Pembelajaran IPA Materi Perubahan Wujud Benda Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Keterampilan Kolaborasi Siswa Kelas 4 SD https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/169 <p>Riset ini bertujuan menguji seberapa efektif penggunaan e-modul untuk menaikan kemampuan berpikir kritis serta keterampilan kolaborasi siswa kelas IV pada pembelajaran IPA materi perubahan wujud benda. Penelitian menerapkan metode kuasi eksperimen dengan desain <em>Non-Equivalent Control Group Design</em>, menggunakan dua kelas: kelas eksperimen yang belajar memakai e-modul dan kelas kontrol memperoleh pembelajaran konvensional tanpa e-modul. Penilaian tes kemampuan berpikir kritis dan angket keterampilan kolaborasi yang telah melewati proses validasi ahli dan uji reliabilitas. Analisis data menggunakan <em>Independent Sample t-Test</em>, korelasi Pearson, dan perhitungan N-Gain. Temuan penelitian melihatkan bahwa e-modul mampu menaikkan kemampuan berpikir kritis secara signifikan, ditunjukkan oleh nilai signifikansi &lt; 0,001 serta nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,531 (kategori cukup efektif). Sebaliknya, penggunaan e-modul belum mampu memberikan peningkatan signifikan pada keterampilan kolaborasi, meskipun nilai N-Gain kelas eksperimen terliah tinggi daripada &nbsp;kelas kontrol. Uji korelasi mengungkap hubungan yang sangat kuat antara penggunaan e-modul dan kemampuan berpikir kritis (r = 0,889; Sig. = 0,001), namun tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara e-modul dan keterampilan kolaborasi (r = 0,051; Sig. = 0,810). Secara keseluruhan, e-modul terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, namun belum optimal dalam meningkatkan kemampuan kolaboratif siswa. Temuan ini menekankan perlunya integrasi strategi pembelajaran yang menekankan kerja sama untuk memaksimalkan pengembangan keterampilan sosial dalam pembelajaran berbasis digital.</p> Taufiq Irvan Hakim Copyright (c) 2026 Jurnal Rinjani Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JR-PGSD) 2026-01-27 2026-01-27 4 1 510 523 Efektivitas Penggunaan E-Modul Dalam Pembelajaran IPA Materi Tumbuhan Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Motivasi Belajar Siswa Kelas 4 SD https://jurnalrinjanipendidikan.com/index.php/JR-PGSD/article/view/166 <p>Tujuan dari riset ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan e-modul dalam pembelajaran IPA materi tumbuhan terhadap kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa kelas 4 SD. Riset ini berlatar belakang yang diawali karena rendahnya kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa akibat proses pembelajaran yang bersifat verbal dan minim visualisasi, sehingga diperlukan media digital interaktif yang mampu memfasilitasi pemahaman konseptual secara konkret. Pendekatan yang diaplikasikan yaitu pendekatan kuantitatif dengan <em>Quasi Experimental</em> tipe <em>Non-Equivalent Control Group Design</em>, dengan perlakuan bahwa kelas eksperimen yang belajar dengan menerapkan e-modul dan kelas kontrol yang menerapkan <em>slide</em> presentasi biasa. Pengambilan data hasil kemampuan berpikir kritis diperoleh saat pemberian soal <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>, sedangkan motivasi belajar diukur mengenakan angket skala Likert. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa e-modul efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dibuktikan oleh nilai signifikansi <em>Independent Sample t-test</em> sebesar 0,014 (&lt;0,05) dan nilai <em>N-Gain</em> 0,611 yang termasuk kategori cukup efektif. Namun, e-modul tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa, terbukti dengan perolehan &nbsp;nilai signifikansi 0,839 (&gt;0,05). Temuan ini menunjukkan bahwasanya e-modul lebih optimal dalam meningkatkan aspek kognitif dibandingkan aspek afektif, sehingga penggunaannya perlu dipadukan dengan strategi pembelajaran yang mampu menumbuhkan motivasi secara berkelanjutan. Dengan demikian, e-modul merupakan bahan ajar digital yang terbilang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, tetapi tidak secara langsung memengaruhi motivasi belajar siswa.</p> Gading Aviant Syach Putra Copyright (c) 2026 Jurnal Rinjani Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JR-PGSD) 2026-01-27 2026-01-27 4 1 481 495